Tampilkan postingan dengan label Liga Spanyol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Spanyol. Tampilkan semua postingan

Madrid Izinkan Guti Pergi

Minggu, 17 Januari 2010 - 00:16 wib

MADRID - Kepergian Guti Hernandez dari skuad Real Madrid tampaknya hanya tinggal menunggu waktu. Reuters melansir, Minggu (17/1/2010), manajemen Los Blancos telah memberikan lampu hijau kepada gelandang Spanyol untuk hengkang dari Santiago Bernabeu.

Belum lama ini, Guti memang telah melontarkan keinginan untuk angkat kaki dari klub yang telah dibelanya sepanjang karir. Ketidakcocokan dengan sang pelatih, Manuel Pellegrini, mengakibatkan Guti jarang tampil sepanjang musim 2009/2010. Hubungan keduanya terus memburuk setelah Guti dikabarkan menghina pelatih Chile menyusul kekalahan 0-4 Madrid dari Alcorcon pada ajang Copa del Rey, beberapa waktu lalu.

Meski sempat menyatakan hasratnya untuk menghabiskan karir bersama Los Blancos, Guti kini justru mengaku ingin membela raksasa Italia Inter Milan. Gelandang 33 tahun menyebut klub besutan Jose Mourinho sebagai opsi terbaik melanjutkan karir. Apalagi, dia memiliki teman dekat seperti Samuel Eto’o serta Wesley Sneijder yang juga hijrah dari El Real, awal musim ini.

Keinginan Guti tampaknya tidak akan menghadapi rintangan berarti. Pasalnya, manajemen Madrid disinyalir siap melepas sang wakil kapten, akhir musim nanti. Langkah itu jelas lebih menguntungkan ketimbang membiarkan Guti ke klub lain dengan status bebas transfer ketika kontraknya berakhir, 2011 mendatang.

Wacana ini tampaknya semakin menguatkan niat Madrid memboyong bintang muda Racing Santander, Sergio Canales. Gelandang serang 18 tahun kabarnya dihargai sekira 10 juta euro. Madrid tentunya tidak ingin kehilangan kesempatan melabuhkan Canales. Apalagi, Arsenal juga terus memperlihatkan minat terhadap Canales.

Schuster: Saatnya Raul Pergi!

Sabtu, 16 Januari 2010 - 18:04 wib


Sabtu
MADRID – Sudah saatnya Raul Gonzalez meninggalkan Santiago Bernabeu dan mulai menikmati hari-harinya sebelum memutuskan gantung sepatu. Demikian saran mantan arsitek Bernd Schuster.

Meski produktivitasnya tidak diragukan, usia Raul tak bisa dibilang muda. Itu sebabnya, Schuster mengingatkan si striker 32 tahun untuk mulai menikmati permainan. Bukan melakukan kewajiban sebagai pemain.

Caranya menurut Schuster hanya satu, yakni pindah ke tim baru. Karena di tim baru, menurutnya, Raul akan mendapat suasana segar ketimbang menua dalam klub yang dibelanya sejak 1992 silam.

“Dia tidak akan kehilangan apapun, meski dia pergi dan bermain di klub lain,” kata Schuster seperti dilansir tribalfootball, Sabtu (16/1/2010).

Mantan pelatih Los Blancos ini menjelaskan: “Jika Raul mendapatkan klub yang tepat, tentunya dia lebih menikmati permainannya. Dan dia tidak mengkhawatirkan fans, karena mereka akan selalu ingat siapa dirinya.”

“Bagaimanapun, semua itu kembali pada pilihan hatinya,” tandas pria berkebangsaan Jerman tersebut.

Madrid Bisa Patahkan Barca

Minggu, 10 Januari 2010 - 12:26 wib

MADRID – Bila ditanya tim manakah yang mampu memupus dominasi Barcelona pada musim lalu? Maka, Gregorio Manzano menilai Real Madrid adalah tim yang dapat melakukan hal itu. Benarkah demikian?

Patut diketahui, prestasi gemilang memang diraih Barcelona sepanjang musim 2009 kemarin. Betapa tidak, Carles Puyol dkk mampu mencetak sejarah dengan menyabet enam gelar juara sekaligus.

Madrid yang merasa iri dengan prestasi Barcelona itu, langsung melakukan pembenahan pada awal musim ini. Manzano optimis hal itu bisa membuat Los Galacticos melangkahi Azulgrana untuk merebut gelar La Liga musim ini.

“Kini, saya melihat pihak Real Madrid bisa memupus dominasi Barcelona musim ini,” tegas Manzano. “Saya melihat mereka tim lebih baik dalam pengetahuan untuk mengetahui apa keinginan mereka.”

Kabar baik menghampiri Madrid menjelang laga melawan Real Mallorca, pekan ini. Pemain bintang Ricardo Kaka dikabarkan akan bermain melawan Los Barralets. Namun, Manzano meyakini gelandang asal Brasil tidak bakal turun dalam laga ini.

“Kaka mungkin kembali pada pekan mendatang,” canda pelatih Mallorca itu dikutip Marca, Minggu (101/2010). “Dia adalah pemain hebat yang saya mengira dia akan bermain di belakang dua bomber.”

Mallorca akan menantang Madrid di Santiago Bernabeu. Ini merupakan laga ke-185 dalam karir kepelatihan Manzano. Hal itu sekaligus menyamai prestasi yang diraih mantan pelatih Serra Ferrer.

Bisa Sapu Bersih Lagi, Barcelona?

Minggu, 10 Januari 2010 - 13:53 wib


TENERIFE – Prestasi enam gelar yang diraih Barcelona musim lalu memang sangat fenomenal. Lantas, bisakah skuad Pep Guardiola mengulangi prestasi itu pada musim 2010?

Patut diketahui, prestasi gemilang memang diraih Barcelona sepanjang musim 2009 kemarin. Betapa tidak, Carles Puyol dkk mampu mencetak sejarah dengan menyabet enam gelar juara sekaligus.

Guardiola sadar ekspetasi yang sama diharapkan musim ini. Fans tim asal Catalans itu tentu sangat berharap Barcelona bisa mengulangi kesuksesan besar yang diraih Puyol dkk musim lalu.

“Banyak pihak yang menginginkan tim kami melakukan hal yang sama seperti tahun lalu, dimana kami tidak membuat kesalahan bahkan untuk satu hari saja,” jelas Guardiola dikutip tribalfootball, Minggu (10/1/2010).

Namun, peluang Barcelona untuk mengulangi prestasi musim lalu terancam gagal. Kekalahan dari Sevilla pada leg pertama Copa del Rey di Camp Nou, membuat peluang Puyol dkk sangat berat.

Namun, Guardiola mencoba menanggapi positif kekalahan yang dialami Azulgranas tersebut. Menurutnya, kekalahan itu dapat mendewasakan tim mereka. “Terkadang Anda membutuhkan sebuah kekalahan,” lanjut pelatih asal Spanyol itu.

“Kami sadar bahwa enam trofi dalam satu musim yang kami raih sangat luar biasa. Tapi, kami harus mulai menang lagi dan tidak ada waktu untuk menelan kekalahan,” tandasnya.

Atletico Menang Besar, Villarreal Imbang

Minggu, 10 Januari 2010 - 06:18 wib

VALLADOLID - Atletico Madrid bangkit dari kekalahan memalukan 3-0 atas Recreativo Huelva di ajang Copa Del Rey, tengah pekan lalu. Bertandang ke markas Real Valladolid pada jornada 17 La Liga, Minggu (10/1/2010), Rojiblancos tampil garang dan menang dengan skor meyakinkan 4-0.

Atletico memang tampi solid dalam pertandingan ini. Terbukti, baru 17 menit laga berjalan, Jose Jurado berhasil membawa Atletico unggul. Dua menit melewati setengah jam pertandingan, Diego Forlan membawa Atletico menutup paruh pertama pertandingan dengan skor 2-0.

Di babak kedua, dominasi anak asuh Quique Sanchez Flores semakin menjadi. Alhasil, dua gol tambahan berhasil disarangkan Jose Antonio Reyes (59’) dan sang ikon Sergio “Kun” Aguero yang menutup pesta gol Atletico setelah menceak gol keempat di penghujung laga. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 4-0 Atletico.

Dengan hasil ini, Los Colchoneros berhasil merangkak satu tingkat ke posisi 11 klasemen sementara, dengan koleksi 20 poin dari 17 pertandingan. Atletico masih tertinggal cukup jauh (10 poin) dari Real Mallorca yang menduduki peringkat empat klasemen (zona Liga Champions) yang menjadi target Atletico musim ini.

Di pertandingan lain, Villarreal gagal meraup poin penuh saat menjamu Almeria di El Madrigal. Sempat unggul lebih dulu melalui Nilmar di menit ke-40, The Yellow Submarines –julukan Villarreal– harus rela berbagi poin setelah Miguel Corona berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat eksekusi penaltinya di menit ke-68. Kekecewaan Villarreal semakin menjadi setelah bek Ivan Marcano di diganjar kartu merah (akumulasi dua kuning) di menit ke-83.

Dengan hasil ini, Villarreal tak beranjak dari posisi sembilan klasemen sementara setelah mengumpulkan 23 poin dari 17 laga. Skuad Kapal Selam Kuning tertinggal tiga poin dari Athletic Bilbao yang menduduki peringkat delapan.

Kalah, Posisi Sevilla Rawan Tergusur

Minggu, 10 Januari 2010 - 05:40 wib


SEVILLA - Sevilla melewatka peluang emas untuk menggeser posisi Real Mallorca di peringkat empat klasemen sementara La Liga. Kekalahan 1-2 dari Racing Santander dini hari tadi justru membuat posisi Luis Fabiano dkk rawan tergeser tim lain.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla yang tengah pekan lalu sukses memukul juara bertahan Barcelona di ajang Copa Del Rey, justru tampil di bawah form terbaiknya. Terbukti, di babak pertama Sevilla harus tertinggal dua gol yang diborong gelandang Santander, Sergio Canales pada menit ke-26 dan 38.

Sevilla memang mampu memperbaiki kesalahannya di babak pertama dengan tampil apik di babak kedua. Sayang, mereka hanya mampu mencetak satu gol yang dicetak Romaric di menit ke-62. Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun dialami Sevilla dalam tiga laga terakhirnya di pentas La Liga, musim ini.

Kondisi semakin buruk, setelah kekalahan ini membuat posisi Sevilla di peringkat lima klasemen terancam tergusur Deportivo La Coruna di urutan enam. Dengan raihan 30 dari 17 laga, Sevilla hanya unggul dua poin atas Super Depor yang baru akan memainkan pertandingan ke-17nya, Minggu (10/1/2010) besok.

Tak hanya itu, hasil ini juga menipiskan peluang Sevilla bersaing memperebutkan gelar juara dengan tiga rival utama, Valencia, Real Madrid dan pemuncak klasemen sementara Barcelona. Kini, Los Rojiblancos terpaut 10 poin dari Blaugrana yang mengoleksi 40 angka.

Kalah, Posisi Sevilla Rawan Tergusur

Minggu, 10 Januari 2010 - 05:40 wib


SEVILLA - Sevilla melewatka peluang emas untuk menggeser posisi Real Mallorca di peringkat empat klasemen sementara La Liga. Kekalahan 1-2 dari Racing Santander dini hari tadi justru membuat posisi Luis Fabiano dkk rawan tergeser tim lain.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla yang tengah pekan lalu sukses memukul juara bertahan Barcelona di ajang Copa Del Rey, justru tampil di bawah form terbaiknya. Terbukti, di babak pertama Sevilla harus tertinggal dua gol yang diborong gelandang Santander, Sergio Canales pada menit ke-26 dan 38.

Sevilla memang mampu memperbaiki kesalahannya di babak pertama dengan tampil apik di babak kedua. Sayang, mereka hanya mampu mencetak satu gol yang dicetak Romaric di menit ke-62. Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun dialami Sevilla dalam tiga laga terakhirnya di pentas La Liga, musim ini.

Kondisi semakin buruk, setelah kekalahan ini membuat posisi Sevilla di peringkat lima klasemen terancam tergusur Deportivo La Coruna di urutan enam. Dengan raihan 30 dari 17 laga, Sevilla hanya unggul dua poin atas Super Depor yang baru akan memainkan pertandingan ke-17nya, Minggu (10/1/2010) besok.

Tak hanya itu, hasil ini juga menipiskan peluang Sevilla bersaing memperebutkan gelar juara dengan tiga rival utama, Valencia, Real Madrid dan pemuncak klasemen sementara Barcelona. Kini, Los Rojiblancos terpaut 10 poin dari Blaugrana yang mengoleksi 40 angka.

Lawan Mallorca, Kaka Tak Tampil Penuh

Minggu, 10 Januari 2010 - 02:20 wib


MADRID - Playmaker Real Madrid Ricardo Kaka telah pulih dari cedera dan siap diturunkan saat El Real berhadapan dengan Real Mallorca pada jornada 17 La Liga, Minggu (10/1/2010). Namun, mantan bintang AC Milan ini tak akan bermain penuh 90 menit.

Kepastian Kaka tak bermain penuh diungkapkan langsung pelatih Manuel Pellegrini. Entrenador asal Chili ini mengaku tak ingin mengambil risiko memainkan Kaka yang baru pulih dari cedera pangkal paha. Pellegrini mengaku bakal menurunkan maestro asal Brasil itu sebagai pemain cadangan.

“Kaka telah absen cukup lama. Jadi, normalnya ia takkan bermain penuh selama 90 menit,” jelas Pellegrini sebagaimana dikutip Marca, Minggu (10/1/2010).

Sebagai gantinya Pellegrini mengaku akan memainkan Guti Hernandez sebagai starter, mengisi posisi Kaka yang kemungkinan baru turun di babak kedua. Keputusannya memainkan Guti juga sekaligus menyangkal kabar yang menyebut mereka tengah bersitegang usai Madrid dikalahkan klub divisi tiga Alcorcon di ajang Copa Del Rey, tahun lalu.

“Guti telah pulih dari cedera dan ini merupakan momentum yang tepat untuk memainkannya sebagai starter setelah lama berada di ruang perawatan,” tambahnya.

“Guti merupakan pemain penting dalam skuad. Dengan kemampuan teknisnya, Guti membuat perbedaan dalam pertandingan. Saya tak pernah bermasalah dengannya. Setelah dia pulih, pintu untuk menembus skuad utama terbuka lebar untuknya,” jelas mantan pembesut Villarreal ini.

Figo: Saatnya Madrid Buktikan Kualitas

Sabtu, 9 Januari 2010 - 07:45 wib


MADRID – Real Madrid harus segera berdamai dengan reputasi sebagai tim raksasa Spanyol. Caranya? Luis Figo mensyaratkan pasukan Manuel Pellegrini membuktikan ketangguhan mereka di lapangan.

Madrid terbilang sarat pemain bintang. Tapi menurut Figo, skuad mereka kurang greget. Itu sebabnya, mantan bintang Los Blancos ini menuntut reaksi positif sejumlah nama besar untuk mempertahankan reputasi prestisius klub.

Kepada majalah uefa.com, Sabtu (9/1/2010), mantan winger Timnas Portugal ini menyatakan: “Real Madrid adalah klub besar dengan tradisi luar biasa, yakni menyalurkan jiwa prestisius itu kepada para pemainnya.”

Pemain termahal kala meninggalkan Barcelona pada 2000 silam ini tak segan mengingatkan, supaya Los Merengues tidak tenggelam akibat reputasi besar itu.

“Mereka selalu diunggulkan. Tapi tak ada yang perlu dikhawatirkan, karena Madrid senantiasa diperkuat sejumlah nama besar. Mereka hanya perlu membuktikan kualitas di lapangan,” tegas Figo.

Madrid saat ini bertengger di posisi runner up kompetisi La Liga, terpaut dua poin dari pemuncak klasemen sementara, Barcelona. Sementara di kancah Liga Champions, Los Merengues menembus babak 16 besar tanpa masalah berarti meski sempat dibungkam AC Milan 3-2 di Santiago Bernabeu, 22 Oktober 2009.

Fabregas Ditukar Higuain atau Yaya Toure?

Jum'at, 8 Januari 2010 - 16:47 wib


MADRID - Persaingan Barcelona dan Real Madrid tampaknya tak sebatas merebut trofi juara. Namun, kedua klub raksasa Spanyol tersebut juga gencar berebut pemain, dalam bursa transfer musim dingin kali ini.

Pertarungan Barca dan Madrid mendapat tanda tangan kapten muda Arsenal, Cesc Fabregas, kini semakin memanas. Ya, kedua klub berlomba-lomba mengimingi gelandang 22 tahun agar bersedia kembali merumput di negerinya sendiri.

The Sun, Jumat (8/1/2010) melaporkan, Presiden Madrid Florentino Perez sudah menyiapkan dana sebesar 43 juta poundsterling, demi memboyong Fabregas ke Satiago Bernabeu.

Sementara itu, kubu Nou Camp mematok harga 40 juta poundsterling. Namun jika angka tersebut ditolak, presiden Barca Juan Laporta mengajukan alternatif untuk menukar sang kapten dengan gelandang Yaya Toure plus 30 juta poundsterling.

Tawaran Madrid memang lebih menggiurkan, tapi Arsenal mengajukan syarat bersedia melepas Fabregas jika Los Blancos juga berniat menjual striker Gonzalo Higuain. Kendati demikian, Perez tetap optimis menggaet mantan pemain Barca junior tersebut.

“Ini adalah ‘Operasi Cesc’. Kami yakin akan membuktikan bisa menghalau Barca. Harga 43 juta pounds adalah harga yang pantas menurut kalkulasi kami,” ujar Perez.

Sukses Barca Masih Berlanjut

Jum'at, 1 Januari 2010 - 07:19 wib

BARCELONA - Tahun ini dijalani Barcelona dengan sempurna usai memborong seluruh trofi dari enam kompetisi yang diikuti. Namun, bagaimana peruntungan armada Blaugrana pada 2010?

Bagi jenderal lapangan tengah Xavi Hernandez, peruntungan klub yang dibelanya sejak masih 11 tahun itu rupanya belum akan berubah. Bintang internasional Spanyol yakin, Barca masih akan merengkuh berbagai gelar juara tahun ini.

Januari lalu, Xavi meramalkan bahwa 2009 akan menjadi tahun milik Barca. Terbukti, anak-anak asuh Pep Guardiola mendominasi Eropa dan dunia dengan total enam gelar juara: La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antar Klub.

"Saya mengatakan itu karena saya benar-benar berpikir bahwa 2009 akan menjadi tahun yang hebat (bagi Barcelona)," tukas playmaker 29 tahun kepada Mundo Deportivo, Jumat (1/1/2010).

"Mohon digarisbawahi, saya tidak mungkin bisa membayangkan bahwa kami akan memenangkan segalanya. Saya punya firasat bahwa 2009 akan berjalan dengan baik. Perasaan saya kuat. Suasana di tempat latihan, cara kami bermain… Semua itu menjadi petunjuk saya," jelasnya.

Mungkinkah ramalan Xavi tahun ini kembali terwujud?

"Saya bisa mengatakannya lagi, karena suasana di tim ini masih sama. Akan sangat sulit untuk mengulanginya, tapi saya merasa bahwa kami akan merengkuh lebih banyak gelar juara," tegas Pemain Terbaik Euro 2008.

Ronaldo: Tirulah Fans United, Madridista

Jum'at, 1 Januari 2010 - 03:15 wib
 

MADRID - Bukan hanya permainan dan suasana Manchester United yang dirindukan Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid rupanya juga merindukan fans raksasa Premier League yang dinilainya selalu membangkitkan semangat dan moral tim.

Winger Portugal menjadi pusat perhatian publik sepakbola ketika memutuskan untuk menggantung kostum United demi hijrah ke Santiago Bernabeu. Los Blancos yang kembali dipimpin Florentino Perez tanpa segan mengucurkan dana sekira 80 juta poundsterling untuk melabuhkan Ronaldo. Ronaldo langsung menggusur legenda Madrid Zinedine Zidane sebagai pemain termahal dunia.

Meski begitu, mengecap asam garam bersama skuad asuhan Sir Alex Ferguson selama enam tahun jelas tidak bisa dilupakan begitu saja oleh Pemain Terbaik Dunia 2008. Setelah mengaku merindukan klub lamanya itu, CR9 kini memiliki pesan khusus untuk para Madridista alias pendukung setia El Real.

"Kami tahu harus selalu menghibur fans dengan permainan kami, tapi terkadang hal itu tidak mungkin dilakukan. Kami selalu berusaha, tapi kadang, ketika tim tidak bermain bagus, fans bisa memberi semangat lebih kepada pemain," cetusnya seperti dikutip Marca, Jumat (1/1/2010).

"Fans Manchester United, contohnya. Mereka sangat mengintimidasi untuk klub-klub seperti Liverpool dan Manchester City," tutur Ronaldo.

"Saya pikir, jika suporter Madrid mencoba melakukan hal yang sama, itu akan lebih baik bagi semua orang dan bakal memberikan dukungan besar kepada para pemain," pungkasnya.

Madrid Absen di Bursa Transfer

Kamis, 31 Desember 2009 - 16:13 wib

 

MADRID - Tidak akan ada muka baru yang muncul di skuad Real Madrid awal tahun ini. Direktur olahraga Jorge Valdano memastikan timnya rehat di bursa transfer jilid II.

Valdano akhirnya menaati keputusan presiden klub Florentino Perez terkait masalah belanja pemain pada tengah musim. Pria asal Argentina itu sepakat untuk tidak turun ke lantai bursa.

Seperti dilaporkan AS, Kamis (31/12/2009) Valdano segera menyampaikan pengumuman penting itu berbarengan dengan pemberian ucapan selamat tahun baru 2010 kepada publik Santiago Bernabeu.

Sebelumnya, Valdano diketahui menentang kebijakan Perez. Dia merasa Los Blancos masih memerlukan amunisi anyar, terlebih setelah cedera yang dialami Pepe dan memaksa pemain asal Portugal tersebut istirahat hingga akhir musim.

Setelah melakukan diskusi panjang dengan pihak manejemen, Valdano akhirnya menurut. Dia percaya kekosongan di lini belakang dapat diisi secara bergantian oleh Christoph Metzelder dan Ezequiel Garay.

Cani Yakin Bisa Jebol Barcelona


Kamis, 31 Desember 2009 - 11:47 wib
 


VILLARREAL - Semua sudah tahu bagaimana kekuatan dahsyat milik Barcelona. Tapi, Villarreal sema sekali tidak gentar dengan kekuatan itu. Gelandang andalan The Yellow Submarines, Cani, yakin timnya bisa mencetak gol ke gawang Barcelona di Camp Nou.

Villarreal akan sowan ke markas El Barca pada laga pembuka La Liga di tahun 2010. Sebagai sesama tim papan atas Spanyol, Villarreal tidak merasa rendah diri di hadapan Barca. Villarreal ingin pulang dengan membawa poin penuh dari Camp Nou, Minggu (3/1/2010), nanti.

Setelah sempat mengejutkan publik dengan start yang kurang maksimal di musim ini, Villarreal sedang berusaha keras kembali ke jajaran papan atas klasemen sementara. Kapal Selam Kuning kini berada di posisi sembilan usai meraih tiga kemenangan beruntun jelang jeda kompetisi akhir tahun.

Cani adalah salah satu elemen penting dalam tim. Pemain dengan nama lengkap Ruben Garcia Cani ini ingin melanjutkan tren positif di awal tahun. Cani mencanangkan pulang dengan poin dari kandang The Blaugrana.

"Mencatatkan kemenangan akan menjadi perjalanan awal tahun yang baik bagi kami. Cukup sulit memang mengalahkan Barca, terlebih mereka tampil di kandang. Namun kami juga punya kekuatan yang bisa menekan Barca," jelas Cani seperti dilansir Goal, Kamis (31/12/2009).

"Kami bermain baik dalam tiga pertandingan terakhir, sementara Barca sudah tampil baik sepanjang tahun. Kami pernah mencetak gol ke gawang Barca dua tahun lalu, kami berhasrat mengulanginya," tutup Cani.

Madrid Produsen Pemain Muda Terbanyak

Kamis, 31 Desember 2009 - 02:34 wib
 

MADRID - Barcelona boleh memiliki akademi yang cukup sukses melahirkan banyak talenta muda brilian. Namun untuk kuantitas, justru Real Madrid yang paling banyak memproduksi pemain muda.

Ya, Barca memang sukses melahirkan bintang muda macam Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Carles Puyol, Gerard Pique, Sergi Busquets, Bojan Krkic, Pedro Rodriguez dan Jeffren Suarez. Namun, AS edisi Kamis (31/12/2009), jumlah tersebut masih kalah jauh dari Real Madrid.

Harian olahraga yang berbasis di Madrid ini mengatakan, Los Blancos memiliki 107 pemain muda yang tersebar di seluruh belahan Eropa dan merupakan salah satu akademi yang terbaik di dunia. Rinciannya, 51 merumput di La Liga, 43 di Segunda Division dan 13 tersebar di delapan Negara di Benua Biru.

Sementara untuk jebolan pemain muda yang kini naik pangkat ke tim senior Madrid adalah Raul Gonzalez, Iker Casillas, Esteban Granero, Guti, dan Alvaro Arbeloa. Secara keseluruhan, ada tujuh pemain termasuk kiper ketiga, Adan dan gelandang yang tengah cedera Ruben De La Red.

Tak hanya itu. Di pentas Internasional, Madrid juga mendominasi mantan pemain yang kini telah berganti kostum. Sebut saja, Jordi Lopez yang bermain di Inggris. Schorch di Bundesliga. Duo Inter Milan Samuel Eto’o dan Esteban Cambiasso di Serie A, Javi Garcia dan Balboa di Portugal dan Gonzalo dan Groningen di Liga Belanda.

Kaka, Kunci Sukses Madrid

Minggu, 27 Desember 2009 - 02:21 wib


 


 

Foto: Reuters

MADRID - Xabi Alonso yakin, Real Madrid mampu menuai sukses pada paruh kedua musim 2009/2010. Alasannya sederhana. El Real memiliki sosok bintang dalam diri Ricardo Kaka.
Los Galacticos terpaut dua angka dari Barcelona (39) yang masih memuncaki klasemen sementara La Liga. Selain itu, Madrid juga masih dihantui kegagalan memalukan di ajang Copa del Rey ketika takluk 0-4 oleh klub divisi tiga Alcorcon.

Meski begitu, Alonso berkeras, performa Madrid bakal jauh meningkat pada 2010. Pasalnya, sejak kalah 0-1 pada laga El Clasico melawan Barca (30/11/2009), Madrid belum terkalahkan dalam empat laga berikutnya.

"Kami telah berkembang dengan baik sejak pertandingan melawan Barcelona," tutur mantan bintang Liverpool kepada Marca, Minggu (27/12/2009).

"Saya pikir, kami mampu memadukan gaya permainan tim untuk menciptakan efek yang lebih maksimal ketimbang Barcelona," lanjut Alonso.

Ketika ditanya sosok yang berperan besar dalam keberhasilan tim, Alonso tanpa ragu menunjuk Kaka. "Dari posisinya, Kaka akan membuat tim ini tampil lebih baik lagi," tegas bintang Spanyol.

Sejauh ini, mantan bintang AC Milan telah tampil dalam 12 laga Los Blancos dan menyumbangkan tiga gol di ajang La Liga. Sayang, cedera pangkal paha yang dialami playmaker Brasil memaksanya absen dalam beberapa laga terakhir. Termasuk ketika Madrid menghancurkan Real Zaragoza 6-0 akhir pekan lalu.

Jeffren: Jangan Rekrut Robinho, Barca!

Kamis, 24 Desember 2009 - 15:31 wib

Foto: Fotolog.com/Ist

BARCELONA - Wacana Barcelona yang akan memboyong Robinho ke Camp Nou pada Januari nanti, ternyata tak sepenuhnya mendapatkan dukungan pilar El Barca. Winger muda Barcelona Jeffren Suarez menjadi satu dari segelintir pemain yang menolak kedatangan bintang Manchester City tersebut.

Diketahui, dalam beberapa pekan terakhir ini nama Robinho memang santer dikaitkan dengan Barcelona. Pelatih Blaugrana Pep Guardiola yang berencana memperkuat skuadnya menunjuk winger Timnas Brasil itu sebagai bidikan utama. Konon, kubu Barca juga telah melakukan pembicaraan dengan manajemen City, terkait keinginannya memboyong Robinho ke Camp Nou pada Januari nanti.

Menanggapi rumor tersebut, Jeffren dengan lantang mengaku tidak setuju dengan rencana klubnya memboyong Robinho. Penolakan, winger 21 tahun ini memang cukup beralasan. Pasalnya, jika nantinya Robinho datang, maka kesempatan Jeffren unjuk kebolehan pun kian tipis, karena kedua pemain ini memiliki posisi bermain yang sama; winger.

“Jujur saya tidak setuju,” jawab Jeffren saat ditanya rencana klub merekrut Robinho, sebagaimana dikutip Sport, Kamis (24/12/2009).

“Kedatangannya akan membuat situasi saya semakin sulit. Saya pastinya takkan mendapat banyak kesempatan untuk unjuk kebolehan,” tambahnya.

Sepanjang musim ini, Jeffren yang ditarik dari tim junior memang kerap mendapat kepercayaan pelatih Pep Guardiola tampil di lapangan kendati tidak reguler. Terakhir, Jeffren diberi kesempatan tampil pada final Piala Dunia Antar Klub, saat Barca menaklukkan jagoan Argentina, Estudiantes 2-1 (ekstra time).

Guardiola menurunkan Jeffren menggantikan Thierry Henry di sepuluh menit jelang pertandingan di waktu normal berakhir (80’).

Kemenangan Jamin Masa Depan Guardiola

Jum'at, 25 Desember 2009 - 06:11 wib
Courtesy: AP

BARCELONA - Pep Guardiola bisa terus mengasah skuad Barcelona. Tapi dengan satu syarat, dia harus berani menjanjikan kemenangan. Demikian pernyataan tegas presiden klub Joan Laporta.

Nasib karier Guardiola di Camp Nou memang belum jelas. Sementara Laporta sadar tak bisa terus menekan pelatih. Tapi menurutnya, klub butuh komitmen itu. Tak heran, sang presiden meminta Barcelonistas mendukung penuh sang pelatih dalam menentukan keputusan.

Seperti dilansir Goal.com, Jumat (25/12/2009), kepada Barca TV, Laporta mengatakan: "Guardiola perlu waktu untuk menentukan masa depannya."

"Dia telah membuktikan kapasitasnya bersama Barcelona dalam periode terbaik. Dia sadar punya tanggung jawab besar menyuguhkan kemenangan," lanjutnya.

"Apakah kontraknya akan diperpanjang? Ini pertanyaan yang sulit dijawab. Setidaknya, dia harus punya keyakinan mampu mengantar tim ini meraup kemenangan," tandasnya.

Diketahui, Guardiola mendulang prestasi sepanjang tahun ini bersama Barcelona. Tak kurang dari enam gelar telah mereka raih bersama, mulai dari trofi La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Supercopa de Espana, UEFA Super Cup dan yang terakhir Piala Dunia Antar Klub.

Ronaldo Rindukan United

Rabu, 23 Desember 2009 - 01:48 wib
Foto: Cristiano Ronaldo/Reuters

ZURICH – Cristiano Ronaldo pernah merasakan manis dan pahitnya bermain bersama Manchester United. Mantan winger Sporting Lisbon itu mengaku merindukan masa-masa bermain bersama tim asal Inggris tersebut. Benarkah?

Patut diketahui, Ronaldo menjadi pemain termahal dunia setelah Red Devils memutuskan untuk menjualnya dengan transfer sekira 80 juta poundsterling ke Real Madrid, pada awal musim ini.

Dalam ajang penobatan Pemain Terbaik Dunia FIFA di Zurich, Ronaldo mengungkapkan kerinduan bermain untuk United. “Saya sangat merindukan Manchester United, mengingat saya pernah bermain di sana selama enam tahun,” kata Ronaldo.

Lebih lanjut, winger asal Portugal itu menilai, meski Setan Merah musim ini menelan beberapa kekalahan, namun Ronaldo menilai skuad yang dibesut Sir Alex Ferguson itu masih kuat seperti dulu.

“Saya rasa Manchester United tampil cukup baik pada musim ini. Setan Merah memang menelan kekalahan dalam dua laga terakhir, namun United masih berada di posisi kedua Premier League,” tegas winger 24 tahun itu.

“Jadi, saya memang sedikit merindukan United. Namun, fokus saya sekarang adalah di Real Madrid dan saya sangat bahagia bermain di tim ini,” tandasnya dikutip Goal, Rabu (23/12/2009).

Ronaldo Lebih Komplet dari Messi

Kamis, 24 Desember 2009 - 14:13 wib
Foto: Daylife

MADRID - Lionel Messi boleh mengalahkan Cristiano Ronaldo dalam perburuan gelar pemain terbaik dunia 2009. Namun, menurut media Spanyol, Marca, megabintang Real Madrid itu masih lebih hebat ketimbang supernova (lebih tinggi dari megabintang) Barcelona, Messi.

Klaim Marca yang dirilis Kamis (24/12/2009), bukan tanpa alasan. Hasil di atas didapat setelah Marca melakukan studi banding tentang kebolehan kedua pemain tersebut dari berbagai aspek, diantaranya; tehnik individu, kolektivitas, drible dan sebagainya. Dari sepuluh kategori yang dianalisa Marca, Ronaldo mengungguli Messi dengan perbandingan 6:4.

Sepanjang musim ini, Messi memang tampil luar biasa dengan mengantar Barcelona meraih enam gelar sekaligus dalam satu tahun. Selain itu, winger 22 tahun ini juga sukses menyabet dua gelar individu: Ballon d’Or (pemain terbaik Eropa) dan baru-baru ini terpilih sebagai pemain terbaik dunia. Uniknya, kedua gelar prestisius ini direbut Messi dari tangan Ronaldo.

Namun, dalam studi yang dilakukan Marca, Ronaldo tetap lebih unggul dari Messi. Media massa ternama Spanyol ini menilai, Messi hanya bermain sempurna di klub, namun gagal tampil maksimal di Timnas Argentina. Sementara CR9, Marca menilai, “Ronaldo merupakan pemain yang selalu mampu menampilkan permainan terbaiknya baik bersama klub maupun timnas.”

Berikut Hasil Studi Marca:

Permainan Kolektif
Cristiano Ronaldo 7
Messi 8

Tehnik Individu
Cristiano Ronaldo 9
Messi 9

Fisik
Cristiano Ronaldo 10
Messi 7

Kecepatan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 8

Dribling
Cristiano Ronaldo 8
Messi 10

Tembakan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 8

Operan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 9

Mental
Cristiano Ronaldo 9
Messi 7

Kepemimpinan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 7

Tendangan Bebas & Penalti

Cristiano Ronaldo 9
Messi 7