Jum'at, 1 Januari 2010 - 07:19 wib
Jum'at, 1 Januari 2010 - 03:15 wib
Kamis, 31 Desember 2009 - 16:13 wib

Kamis, 31 Desember 2009 - 02:34 wib
Minggu, 27 Desember 2009 - 02:21 wib
BARCELONA - Wacana Barcelona yang akan memboyong Robinho ke Camp Nou pada Januari nanti, ternyata tak sepenuhnya mendapatkan dukungan pilar El Barca. Winger muda Barcelona Jeffren Suarez menjadi satu dari segelintir pemain yang menolak kedatangan bintang Manchester City tersebut.
Diketahui, dalam beberapa pekan terakhir ini nama Robinho memang santer dikaitkan dengan Barcelona. Pelatih Blaugrana Pep Guardiola yang berencana memperkuat skuadnya menunjuk winger Timnas Brasil itu sebagai bidikan utama. Konon, kubu Barca juga telah melakukan pembicaraan dengan manajemen City, terkait keinginannya memboyong Robinho ke Camp Nou pada Januari nanti.
Menanggapi rumor tersebut, Jeffren dengan lantang mengaku tidak setuju dengan rencana klubnya memboyong Robinho. Penolakan, winger 21 tahun ini memang cukup beralasan. Pasalnya, jika nantinya Robinho datang, maka kesempatan Jeffren unjuk kebolehan pun kian tipis, karena kedua pemain ini memiliki posisi bermain yang sama; winger.
“Jujur saya tidak setuju,” jawab Jeffren saat ditanya rencana klub merekrut Robinho, sebagaimana dikutip Sport, Kamis (24/12/2009).
“Kedatangannya akan membuat situasi saya semakin sulit. Saya pastinya takkan mendapat banyak kesempatan untuk unjuk kebolehan,” tambahnya.
Sepanjang musim ini, Jeffren yang ditarik dari tim junior memang kerap mendapat kepercayaan pelatih Pep Guardiola tampil di lapangan kendati tidak reguler. Terakhir, Jeffren diberi kesempatan tampil pada final Piala Dunia Antar Klub, saat Barca menaklukkan jagoan Argentina, Estudiantes 2-1 (ekstra time).
Guardiola menurunkan Jeffren menggantikan Thierry Henry di sepuluh menit jelang pertandingan di waktu normal berakhir (80’).
BARCELONA - Pep Guardiola bisa terus mengasah skuad Barcelona. Tapi dengan satu syarat, dia harus berani menjanjikan kemenangan. Demikian pernyataan tegas presiden klub Joan Laporta.
Nasib karier Guardiola di Camp Nou memang belum jelas. Sementara Laporta sadar tak bisa terus menekan pelatih. Tapi menurutnya, klub butuh komitmen itu. Tak heran, sang presiden meminta Barcelonistas mendukung penuh sang pelatih dalam menentukan keputusan.
Seperti dilansir Goal.com, Jumat (25/12/2009), kepada Barca TV, Laporta mengatakan: "Guardiola perlu waktu untuk menentukan masa depannya."
"Dia telah membuktikan kapasitasnya bersama Barcelona dalam periode terbaik. Dia sadar punya tanggung jawab besar menyuguhkan kemenangan," lanjutnya.
"Apakah kontraknya akan diperpanjang? Ini pertanyaan yang sulit dijawab. Setidaknya, dia harus punya keyakinan mampu mengantar tim ini meraup kemenangan," tandasnya.
Diketahui, Guardiola mendulang prestasi sepanjang tahun ini bersama Barcelona. Tak kurang dari enam gelar telah mereka raih bersama, mulai dari trofi La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Supercopa de Espana, UEFA Super Cup dan yang terakhir Piala Dunia Antar Klub.
ZURICH – Cristiano Ronaldo pernah merasakan manis dan pahitnya bermain bersama Manchester United. Mantan winger Sporting Lisbon itu mengaku merindukan masa-masa bermain bersama tim asal Inggris tersebut. Benarkah?
Patut diketahui, Ronaldo menjadi pemain termahal dunia setelah Red Devils memutuskan untuk menjualnya dengan transfer sekira 80 juta poundsterling ke Real Madrid, pada awal musim ini.
Dalam ajang penobatan Pemain Terbaik Dunia FIFA di Zurich, Ronaldo mengungkapkan kerinduan bermain untuk United. “Saya sangat merindukan Manchester United, mengingat saya pernah bermain di sana selama enam tahun,” kata Ronaldo.
Lebih lanjut, winger asal Portugal itu menilai, meski Setan Merah musim ini menelan beberapa kekalahan, namun Ronaldo menilai skuad yang dibesut Sir Alex Ferguson itu masih kuat seperti dulu.
“Saya rasa Manchester United tampil cukup baik pada musim ini. Setan Merah memang menelan kekalahan dalam dua laga terakhir, namun United masih berada di posisi kedua Premier League,” tegas winger 24 tahun itu.
“Jadi, saya memang sedikit merindukan United. Namun, fokus saya sekarang adalah di Real Madrid dan saya sangat bahagia bermain di tim ini,” tandasnya dikutip Goal, Rabu (23/12/2009).
MADRID - Lionel Messi boleh mengalahkan Cristiano Ronaldo dalam perburuan gelar pemain terbaik dunia 2009. Namun, menurut media Spanyol, Marca, megabintang Real Madrid itu masih lebih hebat ketimbang supernova (lebih tinggi dari megabintang) Barcelona, Messi.
Klaim Marca yang dirilis Kamis (24/12/2009), bukan tanpa alasan. Hasil di atas didapat setelah Marca melakukan studi banding tentang kebolehan kedua pemain tersebut dari berbagai aspek, diantaranya; tehnik individu, kolektivitas, drible dan sebagainya. Dari sepuluh kategori yang dianalisa Marca, Ronaldo mengungguli Messi dengan perbandingan 6:4.
Sepanjang musim ini, Messi memang tampil luar biasa dengan mengantar Barcelona meraih enam gelar sekaligus dalam satu tahun. Selain itu, winger 22 tahun ini juga sukses menyabet dua gelar individu: Ballon d’Or (pemain terbaik Eropa) dan baru-baru ini terpilih sebagai pemain terbaik dunia. Uniknya, kedua gelar prestisius ini direbut Messi dari tangan Ronaldo.
Namun, dalam studi yang dilakukan Marca, Ronaldo tetap lebih unggul dari Messi. Media massa ternama Spanyol ini menilai, Messi hanya bermain sempurna di klub, namun gagal tampil maksimal di Timnas Argentina. Sementara CR9, Marca menilai, “Ronaldo merupakan pemain yang selalu mampu menampilkan permainan terbaiknya baik bersama klub maupun timnas.”
Berikut Hasil Studi Marca:
Permainan Kolektif
Cristiano Ronaldo 7
Messi 8
Tehnik Individu
Cristiano Ronaldo 9
Messi 9
Fisik
Cristiano Ronaldo 10
Messi 7
Kecepatan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 8
Dribling
Cristiano Ronaldo 8
Messi 10
Tembakan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 8
Operan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 9
Mental
Cristiano Ronaldo 9
Messi 7
Kepemimpinan
Cristiano Ronaldo 9
Messi 7
Tendangan Bebas & Penalti
Cristiano Ronaldo 9
Messi 7